Jurnalisme Warga
Agus Sudibyo
(7 April 2010)
Jurnalisme warga (bahasa Inggris: citizen journalism) adalah kegiatan partisipasi aktif yang dilakukan oleh masyarakat dalam kegiatan pengumpulan, pelaporan, analisis serta penyampaian informasi dan berita.
Fungsi Media
Ruang Politik : Pembicaraan yang bersifat public/tidak private
Institusi Sosial : Media didirikan untuk memberikan informasi kepada masyarakat
Institusi Ekonomi : Selain sebagai institusi social, media juga bertindak untuk mencari suatu keuntungan
Isi Media Sebagai Ruang Publik
Berita (Ruang Publik) Parameter
- Berita (dalam berbagai format) - Nilai berita
- Wawancara - Kode etik
- Talkshow
Non Berita (ruang private)
- Opini - Kepantasan ruang publik
- Surat pembaca - Proposionalitas
- Tajuk Rencana - Kode etik
- Iklan
Nilai – Nilai Berita (News Values)
- Aktualitas
- Akurasi
- Keberimbangan
- Relevansi Publik
- Prominansi
- Magnitude
- Proksimitas
- Kompetensi Sumber
- Konflik
Kode Etik Jurnalistik
- Berita tidak berprasangka (sesuai dengan fakta)
- Mengandung informasi
- Tidak sarkatis, sadistis, pornografis
- Menggunakan bahasa yang baik dan benar
- Dibuat berdasarkan fakta
Dilema Jurnalisme Warga
- Kecepatan vs kelengkapan/kedalaman
- Partisipatory vs esensi/kualitas jurnalistik
- Ruang private vs ruang public
- Urusan private vs urusan public
Perluasan ukuran dan parameter ruang public guna memperkuat perwujudan prinsip-prinsip partisipasi public atau Kolonisasi ruang publik oleh urusan-urusan private?
Urgensi Jurnalisme Warga
- Keterbatasan ruang untuk partisipasi warga
- Pemberitaan Media yang elistis dalam artian tidak banyak menyentuh urusan-urusan mesyarakat diakar rumput
- Pemilihan sumber berita pada pemberitaan media yang melulu berorientasi kepada sumber elit seperti pemerintah, DPR, pakar-pakar, intelektual,aktivis.
Autisme Media
- Media yang asik dengan dunianya sendiri
- Menentukan skala prioritas pemberitaan pertama-tama berdasarkan agenda, nilai, orientasi.
Kesimpulan
Siapapun pelaku jurnalisme warga, ia atau mereka harus paham dan mengerti betul peran mereka. Selain itu mereka juga harus memperhatikan kode etik yang berlaku dalam dunia jurnalistik, sehingga tidak terjadi ‘gesekan’ dengan yang lain.


0 komentar:
Posting Komentar